
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:”Table Normal”; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:””; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;}
Pesantren-pesantren di kota Bandung sekitarnya mengikuti Lomba baca kitab kuning yang diselenggarakan oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kota Bandung yang bertempat di aula DPD PKS Kota Bandung (9/9/2018). Lomba ini serentak berlangsung ditingkat kota seluruh Indonesia dan disediakan hadiah jutaan rupiah hingga umroh.
“Lomba ini serentak seluruh Indonesia tingkat kota dan juaranya akan mendapatkan hadiah umroh,” kata Agus Ismail, ketua panitia lomba baca kitab kuning.

Ini adalah bentuk perwujudan dari semangat membangun silahturahim antara PKS dengan pesantren di Indonesia. Kitab kuning layak dipelajari sebagai bahan utama dalam hal dunia pendidikan, dalam beraktivitas sehari-hari tak terlepas dari pembahasan didalam kitab kuning.
Pesantren-pesantren antusias dengan adanya lomba ini, setiap pesantren mengirimkan santri terbaiknya sehingga terjadinya persaingan yang ketat antar pesantren di kota Bandung dan sekitarnya. Ini sebagai ajang melatih kecakapan membaca, menerjemahkan dan menjelaskan isi bab didalam kitab kuning.
“Kitab kuning ini dipelajari oleh kalangan pesantren, kami ingin berkolaborasi dengan mereka,” ujarnya.

Agus Ismail berharap dengan diadakan lomba baca kitab kuning ini, PKS dapat melebarkan sayap dakwahnya, merangkul pesantren-pesantren dengan pendekatan menyentuh kitab kuning. Ini terbilang sukses, adanya perlombaan ini mendapatkan perhatian dan antusias yang bagus, data menyebutkan sudah tiga kali acara ini berlangsung dan peserta yang mendaftar tiap tahunnya terjadi peningkatan.
“Semoga lomba ini dapat sebagai wasilah PKS melebarkan sayap dakwahnya,” pungkasnya.
Leave a Reply